00:00:00
Memuat Tanggal...

Selamat Datang di Website Resmi desa Kalibuaya, Telagasari

Temukan informasi publik terkini dari Pemerintah desa Kalibuaya melalui portal digital terintegrasi.

Selamat Datang Di Website Sitsem Informasi Desa Kalibuaya Kecamatan Telagasari Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat | Kantor Desa Kalibuaya Membuka Pelayanan Publik Setiap Hari Senin s/d Jumpat Pada Pukul 08:00 s/d 15:30 WIB |
Pendaftaran Online Calon Anggota BPD Desa Kalibuaya Periode 2026-2034
Headline

Pendaftaran Online Calon Anggota BPD Desa Kalibuaya Periode 2026-2034

AYO BERPARTISIPASI MENJADI BAKAL CALON ANGGOTA BPD DESA KALIBUAYA PERIODE 2026–2034 Dalam rangka pengisian Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kalibuaya Periode 2026–2034, Panitia Pengisian Anggota BPD mengundang seluruh warga Desa
Baca Selengkapnya

Agenda Desa

Empty Agenda

Belum Ada Agenda

Saat ini tidak ada jadwal kegiatan yang tersedia untuk ditampilkan di halaman ini.

Buka Arsip Kegiatan

Artikel Terkini

Berita Desa
PEMUTAKHIRAN DATA BERBASIS SDGS DESA
05 Maret 2021 743 Kali

PEMUTAKHIRAN DATA BERBASIS SDGS DESA

KALIBUAYA NEWS. Pemutakhiran data berbasis SDGs Desa adalah pemutakhiran data IDM yang lebih detil lagi, lebih mikro,sehingga bisa memberikan informasi lebih banyak. Sebagai proses perbaikan,ada pendalaman data-data pada level RT,keluarga,dan warga. Pihak yang Terlibat Pihak yang terlibat dalam proses pemutakhiran data SDGs Desa ialah Kelompok Kerja Relawan Pendataan Desa,pemerintah daerah kabupaten/kota,pemerintah daerah provinsi,dan Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi. Dengan merujuk pada Permendesa PDTT No 21/2020, Pokja Relawan Pendataan Desa ini mencakup: Pembina     : Kepala Desa Ketua         : Sekretaris Desa Sekretaris  : Kasi Pemerintahan Anggota   : Unsur Perangkat Desa Ketua RW Ketua RT Unsur Karang Taruna Unsur PKK Unsur masyarakat lainnya yang bersedia menjadi relawan pendata Mitra : Pendamping Desa Babinsa Babinkamtibmas Mahasiswa yang berada di Desa Peran Kepala Desa Pemimpin yang disegani serta memiliki wewenang besar di desa ialah kepala desa.Kepala desa juga memiliki tanggng jawab yang besar dalam pembangunan desa, untuk membawa desanya lebih maju.Pembangunan diarahkan untuk mendayagunakan potensi desa, atau mengatasi masalah desa.Untuk itulah dibutuhkan data yang valid,lengkap,dan berkelanjutan. Pada titik inilah kepala desa berperan penting dalam memimpin proses pemutakhiran data SDGs Desa.Tugas kepala desa dalam hal ini ialah: Menetapkan Pokja Relawan Pendataan Desa dalam surat keputusan kepala desa. Menggunakan dana desa atau sumber pendapatan lain dalam APB Desa untuk proses pelaksanaan pemutakhiran data SDGs Desa memantau dan mengawasi proses pelaksanaan pemutakhiran SDGs Desa Melaksanakan musdes penetapan hasil pemutakhiran data SDGs Desa Peran Sekretaris Desa Sekretaris Desa berperan: Sebagai pimpinan pada level desa yang pengelolaan proses teknis pemutakhiran data SDGs Desa Setiap hari  memantau proses perencanaan,pelaksanaan,dan hasil pemutakhiran data SDGs Desa Menyiapkan data awal yang mencakup nama dan alamat dari keluarga dan warga desa (by name by address atau BNBA), mencakup data: Warga desa yang sakit menurut jenis penyakit,warga desa yang menggunakan metode modern keluarga berencana,stunting pada bayi,balita,dan anak-anak (di bawah 15 tahun) dari Puskesmas dan Puskesmas Pembantu yang melayani desa setempat,serta dari Polindes,Poskesdes,Posyandu di desa setempat Akreditasi sekolah,jumlah murid dan guru dari PAUD,SD,SMP dan sederajat,SMA dan sederajat yang terdapat di desa setempat Warga yang turut serta dalam kegiatan penyetaraan pendidikan didesa setempat,pelatihantenaga kerja.  Data warga yang turut serta pada berbagai kegiatan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat Bersama-sama pendata mengisikan data BNBA tersebut ke dalam kuesioner keluarga dan warga masing-masing. Ini adalah pengisian data yang tidak membutuhkan wawancara dengan keluarga dan warga tersebut, karena datanya telah ada di lembaga yang bersangkutan. Melatih pendata,dan memastikan pendata siap untuk mengumpulkan data lapangan Menetapkan penugasan kepada pendata dari perangkat desa dan pengurus rukun tetangga, serta lokasi Rukun Tetangga untuk penugasan pendata dari warga desa Memantau,memberikan penjelasan dan motivasi,serta mengatasi masalah yang ditemui di lapangan Melakuan pengecekan terhadap seluruh hasil isian aplikasi kuesioner yang dihasilkan seluruh pendata Berhubungan dengan dengan Kementerian Desa PDTT, baik melalui pendamping desa maupun melalui Tim Sapa Desa, untuk melaporkan hasil kegiatan maupun dalam menyelesaikan masalah Menyelesaikan pengisian aplikasi seluruh kuesioner SDGs Desa Menyiapkan musyawarah desa pada akhir proses pemutakhiran data desa untuk mencek akhir hasil data SDGs Desa Peran Pendata dari Relawan Pemutakhiran Data Pendata bertugas: Mengikuti pelatihan pemutakhiran data SDGs Desa yang bisa dilaksanakan secara daring (on line) melalui pelatihan di akademidesa.kemendesa.go.id. Pendata harus memahami pelatihan tersebut sebelum menjalankan tugasnya untuk mengisi kuesioner di lapangan Melakukan pemutakhiran data dengan kuesioner yang sudah disediakan dalam aplikasi android Pendataan SDGs Desa: Pendata pengisi kuesioner desa ialah perangkat desa yang ditugasi untuk mengumpulkan data dan informasi agar dapat mengisi kuesioner desa Pendata pengisi kuesioner Rukun Tetangga ialah pengurus RT yang ditugasi untuk mengumpulkan data dan informasi agar dapat mengisi kuesioner Rukun Tetangga Pendata pengisi kuesioner keluarga dan warga ialah Relawan Desa yang ditugasi di tiap Rukun Tetangga untuk mewawancarai keluarga untuk mengisi kuesioner keluarga dan mewawancarai warga untuk mengisi kuesioner warga. Bertanggung jawab melaksanakan semua kegiatan pemutakhiran data SDGs Desa Menjalin kerja sama yang baik dengan seluruh pendata, kepala desa, dan Relawan Desa lainnya Bekerja dengan rajin dan menepati jadwal penyelesaian pekerjaan. Hal-hal yang perlu diperhatikan pendata: Mendownload aplikasi pendataan SDGs Desa baik untuk komputer maupun untuk telepon pintar (smartphone). Menjaga telepon pintar dan komputer Tidak boleh merusak telepon pintar dan komputer Tidak boleh meletakkan barang-barang yang dapat merusak telepon pintar dan komputer Menjaga kerahasiaan data dalam telepon pintar dan komputer Pemutakhiran data SDGs Desa dilakukan untuk seluruh kuesioner Tidak melewatkan kuesioner desa Tidak melewatkan kuesioner Rukun Tetangga Tidak boleh melewatkan satu pun keluarga di desa yang menjadi tanggung jawab pengisian kuesioner enumerator Tidak boleh melewatkan satu pun wawancara dnegan warga desa yang  menjadi tanggung jawab pengisian kuesioner enumerator Dalam wawancara dengan keluarga dan warga: Perhatikan definisi operasional berikut: Keluarga: masuk dalam Kartu Keluarga; ini yang digunakan dalam aplikasi kuesioner keluarga Rumah tangga: makan dari satu dapur; contohnya, jika ada anak kuliah yang kost maka keluarganya sesuai KK, sedangkan rumah tangganya ialah menurut sumber makan pagi, siang, dan malam di rumah manakah. Tidak boleh hanya sekali mengunjungi keluarga atau warga yang wawancaranya belum lengkap dan benar, atau responden sulit ditemui Tidak boleh memilih waktu sembarangan dan ceroboh untuk kunjungan ulang. Pilih waktu terbaik saat responden dapat ditemui dan diwawancarai. Tidak boleh mengisi sendiri aplikasi Pendataan SDGs Desa dengan dugaan, atau perkiraan, atau pengetahuan enumerator. Seluruh pertanyaan pada kuesioner (kecuali ada perintah untuk pengamatan) harus ditanyakan kepada responden. Tidak boleh menyebutkan sebagian saja dari kuesioner, karena dapat mengakibatkan jawaban tidak lengkap Peran Pendamping Desa Pendamping desa berperan: Menjelaskan proses pemutakhiran data SDGs Desa Melakukan monitoring terhadap seluruh proses pemutakhiran data SDGs Desa Memecahkan masalah lapangan, dan jika diperlukan dapat berkonsultasi dengan Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi Menyampaikan laporan pelaksanaan pemutakhiran data SDGs Desa kepada Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi Peran Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Aparat pemerintah kabupaten/kota berperan: Memonitor jalannya proses pemutakhiran data SDGs Desa Memonitor rekapitulasi proses dan hasil pemutakhiran data SDGs Desa pada level kecamatan dan kabupaten/kota Memberikan arahan untuk mempercepat dan memperlancar jalannya pemutakhiran data SDGs Desa Memberikan dukungan dan penyelesaian masalah dalam proses pemutakhiran data SDGs Desa Peran Pemerintah Kabupaten/Kota Aparat pemerintah kabupaten/kota berperan: Memonitor jalannya proses pemutakhiran data SDGs Desa Memonitor rekapitulasi proses dan hasil pemutakhiran data SDGs Desa pada level kecamatan dan kabupaten/kota Memberikan arahan untuk mempercepat dan memperlancar jalannya pemutakhiran data SDGs Desa Memberikan dukungan dan penyelesaian masalah dalam proses pemutakhiran data SDGs Desa Peran Pemerintah Provinsi Aparat pemerintah provinsi berperan: Memonitor jalannya proses pemutakhiran data SDGs Desa Memonitor rekapitulasi proses dan hasil pemutakhiran data SDGs Desa pada level provinsi Memberikan dukungan untuk mempercepat dan memperlancar, maupun penyelesaian masalah selama proses pemutakhiran data SDGs Desa Peran Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi berperan: Menyediakan Sistem Informasi Desa yang di dalamnya mencakup aplikasi pendataan SDGs Desa, penyimpanan data, pengolahan dan analisis data, penyusunan rekomendasi pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat sesuai SDGs Desa Menyediakan bahan dan alat pelatihan pendataan SDGs Desa bagi pendamping dan Pokja Relawan Pendataan Desa Mengelola data SDGs Desa pada level nasional Jangka Waktu Pelaksanaan Pemutakhiran data SDGs Desa 2021 dilaksanakan mulai  tanggal 1 Maret 2021 sampai dengan 31 Mei 2021 Latihan Pendataan SDGs Desa Pelatihan secara daring (online) dilaksanakan melalui laman  Akademi Desa 4.0. Penjelasan juga bisa diperoleh dengan menghubungi tim Sapa Desa, Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi. Metode dan Instrumen Pemutakhiran Data Sesuai dengan Permendesa PDTT Nomor 21/2020, data SDGs Desa adalah milik desa, sehingga pendataan SDGs Desa dilaksanakan dengan metode sensus partisipatoris. Artinya, data dikumpulkan dari informasi di dalam desa, dilaksanakan oleh desa sendiri melalui Pokja Relawan Pendataan Desa, serta untuk keperluan pembangunan dan pemberdayaan masing-masing desa sendiri. Dimensi partisipatoris meningkatkan validitas data SDGs Desa. Adapun dimensi sensus artinya mengambil data seluruh wilayah desa dan RT, serta mengumpulkan data dari seluruh keluarga dan warga desa. Secara rinci instrumen yang digunakan sebagai berikut Pendataan pada level desa, dengan instrumen kuesioner desa, dengan pendata perangkat desa yang mengisi kuesioner sesuai keadaannya. Pendataan pada level rukun tetangga (RT), dengan instrumen kuesioner rukun tetangga (RT), dengan pendata Ketua RT yang mengisi kuesioner sesuai keadaannya. Pendataan pada level keluarga, dengan instrumen kuesioner keluarga, dengan pendata anggota Pokja Relawan Pendata Desa, yang menanyakan kepada keluarga pada satu RT Pendataan pada level warga, dengan instrumen kuesioner warga, dengan pendata anggota Pokja Relawan Pendata Desa, yang menanyakan kepada anggota keluarga pada satu RT Proses Pendataan SDGs Desa Proses pendataan SDGs desa melalui tahapan sebagai berikut: Kepala desa menerbitkan Surat Keputusan Pokja Pendataan Desa. Untuk mendapatkan username dan password aplikasi android input SDGs Desa, maka Kepala desa menyerahkan daftar Pokja Pendataan Desa dalam bentuk MS Excel (Download Format MS Excel Pokja Pendataan Desa yang disampaikan ke pendamping desa) kepada pendamping lokal desa, yang secara berjenjang menyampaikan kepada pendamping desa, koordinator tenaga ahli kabupaten/kota, coordinator tenaga ahli provinsi, yang kemudian mengirimkan ke email [email protected]. Sekretaris desa menetapkan penugasan kepada pendata dari perangkat desa dan pengurus rukun tetangga, serta lokasi Rukun Tetangga untuk penugasan pendata dari warga desa Sekretaris Desa menyiapkan data awal yang mencakup nama dan alamat dari keluarga dan warga desa (by name by address atau BNBA) untuk data-data berikut: Data dari Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Polindes, Poskesdes, Posyandu, dalam waktu setahun terakhir, tentang: Warga desa yang sakit menurut jenis penyakit warga desa yang menggunakan metode modern keluarga berencana stunting pada bayi, balita, dan anak-anak (di bawah 15 tahun) Data dari PAUD, SD, SMP dan sederajat, SMA dan sederajat yang terdapat di desa setempat atau sekitarnya, tentang: akreditasi sekolah jumlah murid jumlah guru Data warga yang turut serta dalam kegiatan penyetaraan pendidikan di desa setempat dalam setahun terakhir Data warga yang turut serta dalam pelatihan tenaga kerja dalam waktu setahun terakhir Data warga yang turut serta pada berbagai kegiatan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat dalam waktu setahun terakhir Seluruh Pokja Relawan Pendataan Desa melakukan pelatihan secara daring (online) pada laman  Akademi Desa 4.0. Pelatihan mandiri dapat dilakukan secara luring (offline) bersama pendamping desa. Seluruh Pokja Relawan Pendataan Desa mendownload aplikasi Pendataan SDGs Desa pada Google Playstore dengan nama Pendataan SDGs Desa. Jika saat ini menggunakan HP atau telepon genggam maka bisa langsung klik berikut dan menggunakan https://play.google.com/store/apps/details?id=com.kemendes.survey. Jika saat ini menggunakan komputer maka tautan disediakan paling bawah dari halaman ini; jangan lupa, dengan cara ini maka file aplikasi (APK) masih harus dikirim ke HP untuk bisa digunakan. Pendata memasukkan username dan password ke dalam aplikasi Pendataan SDGs Desa. Ijinkan aplikasi untuk menjalankan fungsi memotret dan mendata lokasi, karena hal ini akan digunakan dalam pendataan selanjutnya. Seluruh pendata mengisikan data BNBA pada nomor 3 di atas ke dalam aplikasi kuesioner keluarga dan warga masing-masing. Ini adalah pengisian data yang tidak membutuhkan wawancara dengan keluarga dan warga tersebut, karena datanya telah ada di lembaga yang bersangkutan. Pendata dari unsur perangkat desa mengisi aplikasi kuesioner desa Ketua Rukun Tetangga mengisi aplikasi kuesioner Rukun Tetangga Pendata di tiap RT mewawancarai keluarga untuk mengisi aplikasi kuesioner keluarga dan warga Dalam kondisi tidak ada sinyal internet, aplikasi Pendataan SDGs Desa tetap bisa dijalankan, dan begitu ada sinyal internet maka otomatis terhubung server Sistem Informasi Desa. Jadi, jika digunakan secara offline, maka untuk upload data perlu dijalankan di lokasi yang terdapat sinyal internet. Desa dapat memulai dengan mengisi kuesioner yag dicetak/dikopi, namun kemudian tetap harus memasukkan ke dalam aplikasi android Pendataan SDGs Desa. Minimal seminggu sekali seluruh Pokja Pendataan Desa bertemu bersama untuk mencek, memvalidasi, memverifikasi, dan mengoreksi kesalahan pengisian data Memantau, memberikan penjelasan dan motivasi, serta mengatasi masalah yang ditemui di lapangan Melakukan pengecekan terhadap seluruh hasil isian aplikasi kuesioner yang dihasilkan seluruh pendata, sampai seluruh seluruh keluarga dan warga terdata, seluruh Rukun Tetangga terdata, dan data desa terisi Kepala desa melakukan pertemuan di desa untuk menetapkan data hasil SDGs Desa melalui Surat Keputusan Kepala Desa tentang Penetapan Data SDGs Desa. Pengolahan dan Analisis Data Pengolahan dan analisis data dilakukan secara elektronik oleh Sistem Informasi Desa yang dikembangkan oleh Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi. Hasil pengolahan dan data SDGs Desa dapat dilihat oleh pemerintah desa secara detil, dan rekapnya dapat dilihat oleh pemerintah daerah pada level kecamatan, kabupaten/kota, dan provinsi, serta masyarakat pada umumnya. Rekomendasi Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Pengolahan lebih lanjut dalam Sistem Informasi Desa menghasilkan rekomendasi perbaikan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka mencapai tujuan-tujuan dalam SDGs Desa. Pendanaan Sesuai dengan Permendesa Nomor 21/2020, seluruh proses pendataan SDGs Desa didanai oleh Dana Desa, dan dapat diperluas dengan sumber-sumber pendanaan yang sah. Selengkapnya dapat di lihat di : https://sdgsdesa.kemendesa.go.id/pemutakhiran-data-sdgs-desa/ SK PEMBETUKAN TIM KELOMPOK KERJA (POKJA) RELAWAN PEMUTAKHIRAN DATA SGDs DESA KALIBUAYA KECAMTAN TELAGASARI

Administrator
Selengkapnya
Berita Lokal
Keripik Melinjo SH Produk UMKM Lokal Desa Kalibuaya
20 November 2020 883 Kali

Keripik Melinjo SH Produk UMKM Lokal Desa Kalibuaya

KALIBUAYA  NEWS - Keripik Melinjo SH merupakan salah satu produk keripik berbahan dasar melinjo dengan kualitas terbaik yang diproduksi di Desa Kalibuaya Kecamatan Telagasari Kabupaten Karawang. Berdiri pada akhir tahun 2019 atas inisiatif Siti Holidah, lulusan dari salah satu Universitas di Provinsi Lampung bersama ibunya turut memperkenalkan UMKM lokal dari Karawang. Keripik Melinjo SH sendiri berdiri atas dasar kecintaannya terhadap pangan lokal yaitu melinjo. Siti Holidah bersama ibunya memasarkan produk keripik melinjo dalam kemasan kecil isi 20 pcs seharga Rp.2.000 per 1 pcsnya. Seiring berjalannya waktu produk Keripik Melinjo SH digemari oleh masyarakat Karawang dari berbagai usia karena rasanya yang kriuk, enak dan gurih sehingga Holidah kembali menginovasikan produknya dengan menciptakan berbagai varian rasa terbaru. Tidak lupa produk keripik Melinjo SH pun telah mendapat bimbingan langsung dari Dinas Koperasi Kota Karawang yang menghasilkan desain kemasan unik dengan berat 50 gram. "Saya berpikir bahwa usaha keripik melinjo memiliki peluang besar dikarenakan masih jarang masyarakat yang memproduksi keripik melinjo kekinian dengan berbagai varian rasa tidak seperti makaroni yang hampir seluruh pedagang menjualnya hingga menjadi mata pencaharian,"ungkap Holida. Holida menambahkan bahwa ia optimis untuk mengembangkan produknya di seluruh Indonesia yakni dengan  memperluas reseller dengan syarat yang mudah dan tidak bertele-tele.  Review Produk Keripik Melinjo SH. Keripik Melinjo SH terdiri dari 12 varian rasa mulai dari rasa Varian Rasa: 1. Original 2. pedas 3. Pizza 4. Bawang Putih 5. Keju 6. Sapi Panggang 7. BBQ 8. Seaweed 9. Sapi Lada Hitam 10. Balado 11. Jagung Bakar 12. Salted Egg Harga Keripik Melinjo SH 1 pcsnya cuma 10 ribu, dan bagi berminat membeli Produk UMKM Desa Kalibuaya silahkan Klik Tautan Link di bawah ini : ======>>>>>> PASAR UMKM DESA KALIBUAYA Atau Klik Gambar Di bawah ini : Dengan Membeli produk Keripik Melinjo SH berati anda mendukung UMKM Lokal di Indonesia..

Administrator
Selengkapnya
Berita Desa
Transformasi Ekonomi dan Kesiapan SDM Desa di Era Digital
17 November 2020 550 Kali

Transformasi Ekonomi dan Kesiapan SDM Desa di Era Digital

KALIBUAYA NEWS -Digitalisasi Desa tidak semata masalah kesiapan teknologi dan ketersediaan dana. Ada masalah sinkronisasi kebijakan, praktik baik, sosialisasi dan edukasi warga. Jangan sampai upaya Digitalisasi Desa menghilangkan kekuatan asli desa yaitu modal sosial. Hadirnya digitalisasi seharusnya menghilangkan sekat-sekat, bukan menghilangkan perekat dan kedekatan antar warga.   Bagaimana praktik baik digitalisasi rural baik di Indonesia maupun di negara lain? Bagaimana model Human Capital Management Desa bisa mempersempit kesenjangan dalam digitalisasi? Bagaimana upaya Open Desa dapat membangun jejaring berbasis komunitas yang menjangkau lebih 11.000 Desa? Bagaimana 5 Level digitalisasi versi Bumdes.id dapat membantu Desa-Desa dalam transformasi ekonomi dan perbaikan layanan publik?   Simak webinar dan diskusi Serial Webinar Digitalisasi Desa dengan tema “Transformasi Ekonomi dan Kesiapan SDM Desa di Era Digital”   *Sabtu 21 November 2020, pukul 13.00 sd 15.30*   Pembicara *Dr. Marcelino Pandin* Komisaris Telkom   *Transformasi Ekonomi Digital di Desa : Praktik Baik dan Arah Kedepan* *Dr. Bonivasius Prasetya Ichtiarto*   Kepala Biro Humas dan Kerjasama Kemendes PDTT *Strategi Human Capital Managemen Desa dalam Menghadapi Era Digital*   *Hernindya Wisnuadji* Pelopor & Pengurus Pusat OpenDesa.id *Kiprah OpenDesa dalam Mendorong Digitalisasi Desa*   *Rudy Suryanto* Founder Bumdes.id *Kesiapan Desa dan Pola Pendampingan Digitalisasi Desa*   Host: *Matahari Farransahat* Akademi Kewirausahaan Masyarakat CreativeHub Fisipol UGM   Daftar (Free): https://learning. co .id/webinar/wdd01                    

Administrator
Selengkapnya
Berita Lokal
UPAYA PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 LINGKUNGAN KERJA KANTOR DESA KALIBUAYA
16 November 2020 551 Kali

UPAYA PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 LINGKUNGAN KERJA KANTOR DESA KALIBUAYA

KALIBUAYA NESW - Secara tidak langsung, virus corona memaksa banyak perusahaan menutup kantor secara besar-besaran. Bukan tanpa alasan, hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus penyakit Covid-19 yang kian marak. Untuk mencegahnya, manajemen memperbolehkan karyawan bekerja dari rumah. Kantor Anda harus memperkuat jarak sosial antar karyawan. Bahkan jika karyawan Anda memakai masker, aturan jarak sosial setinggi enam kaki harus diterapkan di ruang kerja sampai vaksin COVID-19 ditemukan dan virus corona tidak lagi mengancam kesehatan karyawan. Anda dapat mendesain ulang tata letak meja dan kursi, seperti menempatkan jumlah kursi yang tepat di ruang rapat. Kursi yang benar akan membuat orang semakin menjauh dari kami dan memastikan bahwa karyawan Anda menerapkan aturan jarak sosial dengan tepat. Setelah semua orang kembali ke kantor, pertimbangkan kembali untuk menempatkan meja yang sebelumnya digunakan bersama dengan karyawan lain. Anda masih dapat menggunakan meja bersama-sama, tetapi Anda harus menegakkan aturan jarak sosial dan kemudian memastikan untuk mendisinfeksi meja tersebut sebelum karyawan lain menggunakannya. Selain meja belajar yang harus dibatasi, penggunaan teknologi pun demikian. Untuk menghindari penyebaran penyakit, solusi terbaik lainnya adalah menyediakan teknologi dan peralatan untuk semua orang, seperti mouse, keyboard, atau headset. Seperti yang Anda ketahui, peralatan teknis ini akan disentuh oleh karyawan Anda sepanjang hari dan tidak dapat digunakan bersama tanpa disinfeksi saat digunakan. Presented : Amelia Putri NPM : 1710631180029 Prodi : Ilmu pemerintahan Fakultas : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik  

Administrator
Selengkapnya
Berita Lokal
PENGEMBANGAN UMKM MASYARAKAT MELALUI MEDIA DIGITAL DI ERA PANDEMI COVID-19
16 November 2020 586 Kali

PENGEMBANGAN UMKM MASYARAKAT MELALUI MEDIA DIGITAL DI ERA PANDEMI COVID-19

KALIBUAYA NEWS - Saat ini, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) harus kreatif ketika menjual produknya ke masyarakat. Ini karena selama pandemi Covid-19 dan di era kemajuan teknologi, orang lebih cenderung melihat barang melalui Marketplace sebelum membeli. Jika UKM ingin terus berkembang dan berjualan di pasar, mereka harus mengikuti teknologi terbaru. Ya, karena tidak bisa dipungkiri bahwa perkembangan teknologi juga akan mempengaruhi taraf hidup masyarakat di segala aspek. Saat ini, para pelaku UMKM memang kebanyakan adalah ibu-ibu yang mayoritas belum sepenuhnya mengerti menjual produk melalui Marketplace. Bagi mereka, menjual produk melalui Online bisa dilakukan di aplikasi Chatting WhatsApp, media sosial Facebook dan lain sebagainya. Akan tetapi, saat ini jangkauan Marketplace bagi para pelaku usaha sangat tinggi sehingga dari segi penjualan juga bisa meningkat.  Transaksi perdagangan online (e-commerce) Indonesia memiliki masa depan cerah. Pasalnya, nilai transaksi yang terus tumbuh selama lima tahun terakhir. Pasar ini merupakan salah satu pemain terbesar dalam bisnis e-commerce Indonesia. Pasar merupakan perantara antara pembeli dan penjual di dunia maya. Situs marketplace bertindak sebagai pihak ketiga dalam transaksi online dengan menyediakan fasilitas penjualan dan pembayaran. Bisa dibilang pasar adalah department store online. Shopee adalah pemain utama di Indonesia, terutama di negara-negara yang "mengutamakan seluler". Platform belanja online ini tersebar di seluruh Asia Tenggara, dan Shopee juga ada di Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Taiwan. Presented : Anggelia Fransisca Feby NPM : 1710631020042 Prodi : Manajemen Fakultas : Ekonomi  

Administrator
Selengkapnya
Berita Lokal
SOSIALISASI PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT PADA ANAK USIA DINI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19
16 November 2020 639 Kali

SOSIALISASI PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT PADA ANAK USIA DINI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19

KALIBUAYA NEWS - Tahun-tahun awal (0-6 tahun) atau yang disebut dengan “golden period” merupakan masa perkembangan pribadi yang sangat mendasar, karena pada masa ini terdapat pembentukan kepribadian pribadi yang mendasar, penuh dengan peristiwa penting dan unik, bagi orang-orang pada masa ini Hidup meletakkan fondasinya. dewasa. Peraih Nobel Ekonomi James J. Heckman (James J. Heckman) dalam studi "Kebijakan Modal Manusia" (2003) menunjukkan: "Investasi awal dalam populasi akan dihargai pada fase berikutnya dari siklus hidupnya. Alasannya, kemampuan kognitif dan non-kognitif yang diperoleh sejak dini akan memudahkan pembelajaran. Sebagai “cikal bakal” kelompok masyarakat baru, anak memiliki posisi strategis dan menentukan nasib perjalanan kelompok. Dalam lingkungan yang kondusif, anak akan mampu tumbuh dan berkembang secara optimal serta berpotensi menjadi agen perubahan untuk mendorong perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah, rumah, dan lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, lembaga PAUD dan lembaga pendidikan sederajat lainnya menjadi sasaran strategis untuk menanamkan nilai-nilai positif dan mengenalkan serta mengembangkan kebiasaan hidup bersih dan sehat pada anak usia dini. Presented : Vilda Agusiani Sevik NPM : 1710631040057 Prodi : Pendidikan Luar Sekolah Fakultas : Keguruan dan Ilmu Pendidikan  

Administrator
Selengkapnya
Berita Lokal
TUTORIAL PEMBUATAN MASKER KAIN #DIRUMAHAJA
16 November 2020 541 Kali

TUTORIAL PEMBUATAN MASKER KAIN #DIRUMAHAJA

KALIBUAYA NEWS - Para ahli merekomendasikan agar orang menggunakan masker kain. Meski tidak seefektif masker medis, namun masker kain dapat digunakan sebagai alternatif daripada menggunakan masker sama sekali saat keluar rumah. Kabar ini tidak diragukan lagi menjadi peluang bisnis bagi siapa saja yang ingin berpenghasilan lebih dalam situasi ekonomi sulit akibat pandemi corona. Masker telah menjadi barang yang harus dimiliki dan bahkan menjadi kebutuhan semua orang selama pandemi. Fenomena ini membuat masker medis menjadi barang yang cukup langka. Kalaupun ada, harganya bisa sangat mahal. Tak heran, di setiap apotek dan toko kesehatan, pembelian masker dibatasi untuk mencegah masyarakat membeli dan menjual masker dengan harga tinggi. Di masa pandemi tersebut, bisnis masker kain menjadi bisnis yang menjanjikan karena dana yang digunakan tidak terlalu besar. Anda bisa membuat masker kain dengan kain lap dan sisa bahan lainnya. Jika anda ingin masker jenis ini laris di pasaran, anda harus memberitahukan kepada anda apa saja kelebihan dan manfaat masker yang dihasilkan dari masker kain lain yang dijual di pasaran, agar masyarakat yang ingin membeli dapat mengolah produk anda. Tertarik. Sekarang orang tidak lagi menggunakan masker, melainkan menggunakan masker. Saat ini, masker kain juga menjadi salah satu fashion dalam penampilan. Presented : Priska Febiola Sekaryahya NPM : 1710631020174 Prodi : Manajemen Fakultas : Ekonomi  

Administrator
Selengkapnya
Berita Lokal
PEMBERIAN DAN PELATIHAN FORMAT PEMBUKUAN SECARA SEDERHANA
16 November 2020 657 Kali

PEMBERIAN DAN PELATIHAN FORMAT PEMBUKUAN SECARA SEDERHANA

KALIBUAYA NEWS - Pembukuan sederhana adalah mencatat transaksi keuangan yang dilakukan oleh organisasi dan individu, termasuk transaksi penjualan, pembelian, pemasukan dan pengeluaran. Ada beberapa metode pembukuan yang umum, seperti pembukuan tunggal dan pembukuan berpasangan. Setiap proses yang melibatkan pencatatan transaksi keuangan adalah proses pembukuan. Pelatihan pembukuan sederhana sangat membantu para pedagang untuk mengetahui pro dan kontra, serta pinjaman dan piutang untuk mendorong kelangsungan bisnis. Dengan pencatatan, trader dapat mengetahui berapa pendapatan dan pengeluaran masing-masing dalam periode tertentu, dan dapat membedakan mata uang pribadi dan mata uang mana yang diperdagangkan. Banyak orang mengabaikan pembukuan usaha kecil. Alasannya, banyak orang hanya fokus pada pemasaran dan kualitas produk. Faktanya, sangat penting untuk memperhatikan arus masuk dan arus kas keluar harian. Tentunya setiap perusahaan harus memperhatikan bagaimana mencatat keadaan keuangannya, walaupun skalanya masih kecil. Pasalnya, seiring dengan pertumbuhan bisnis, volume pembelian otomatis akan meningkat. Dengan cara ini jumlah transaksi akan meningkat. Saat itu, Anda akan menyadari bahwa jumlah hutang, pendapatan, dan piutang sangat penting untuk memaksimalkan keuntungan. Presented : Nabilla Nur Azizah Aprilliyanti NPM : 1710631030127 Prodi : Akutansi Fakultas : Ekonomi  

Administrator
Selengkapnya
Berita Lokal
EDUKASI PENTINGNYA MENABUNG SEJAK USIA DINI
16 November 2020 3.368 Kali

EDUKASI PENTINGNYA MENABUNG SEJAK USIA DINI

KALIBUAYA NEWS -Kebiasaan menabung merupakan hal positif yang harus diajarkan kepada anak sedini mungkin. Dengan menabung, secara tidak langsung anak dapat belajar bertanggung jawab dalam mengatur keuangannya. Menabung adalah menyisihkan sejumlah uang yang Anda butuhkan untuk ditabung. Menabung adalah salah satu cara mengatur keuangan untuk mencapai keinginan Anda. KBBI percaya bahwa menabung memiliki satu arti. Menabung berasal dari kata dasar yaitu tuba. Menyimpan memiliki arti bagi sekelompok atau kelompok kata kerja (verba) sehingga menabung dapat mengungkapkan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman, atau makna dinamis lainnya. Anda bisa menabung dengan mudah, salah satunya menabung di rumah, karena Anda bisa menabung kapan pun dan di mana pun Presented : Monica Cristine NPM : 1710631020147 Prodi : Manajemen Fakultas : Ekonomi  

Administrator
Selengkapnya
Berita Lokal
TIPS LATIHAN ATAU OLAHRAGA YANG DAPAT DILAKUKAN DI RUMAH UNTUK MENINGKATKAN SISTEM IMUNITAS TUBUH
16 November 2020 621 Kali

TIPS LATIHAN ATAU OLAHRAGA YANG DAPAT DILAKUKAN DI RUMAH UNTUK MENINGKATKAN SISTEM IMUNITAS TUBUH

KALIBUAYA NEWS - Kekebalan tubuh yang sangat baik dapat menghambat atau bahkan mencegah infeksi virus corona atau COVID-19. Salah satu cara meningkatkan kekebalan tubuh adalah dengan olahraga. Bukan tidak mungkin berolahraga selama pandemi Covid-19. Padahal, olahraga harus diperkuat untuk lebih menjaga kesehatan fisik. Karena sistem kekebalan yang lebih kuat, tubuh yang sehat dan sehat akan membuat virus lebih sulit untuk masuk. Dikombinasikan dengan disiplin menerapkan prosedur kesehatan, olahraga dapat memberikan manfaat yang sangat besar bagi semua orang. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mempromosikan #HealthyAtHome atau #SehatdDiRumah melalui latihan fisik selama pandemi. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, olahraga tidak hanya baik untuk kesehatan fisik, tetapi juga baik untuk kesehatan mental. Olahraga di tengah pandemi masih perlu memeriksa protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona. Karenanya, tidak semua jenis olahraga bisa dilakukan karena rentan tertular Covid-19. Oleh karena itu, Menteri Pemuda dan Olahraga mengeluarkan Surat Edaran Nomor 6.11.1 / Menpora / VI / 2020/2020 yang mengatur kegiatan olahraga di bawah naungan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Selama pandemi, ada beberapa keterampilan olahraga yang harus dilakukan, termasuk olahraga di rumah. Latihan ini merupakan benteng pertahanan kedua melawan COVID-19 setelah #Ingatpesanibu, yakni memakai masker, cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, dan menghindari keramaian. Presented : Muhamad Dandhi Riyoga Perkasa NPM : 1710631070120 Prodi : PJKR (Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi) Fakultas : Keguruan dan Ilmu Pendidikan  

Administrator
Selengkapnya
Berita Lokal
MEMULAI BISNIS RUMAHAN DI ERA PANDEMI COVID-19
16 November 2020 651 Kali

MEMULAI BISNIS RUMAHAN DI ERA PANDEMI COVID-19

KALIBUAYA NEWS -Berbisnis saat pandemi korona saat ini bisa jadi terganggu. Selain itu, sejak merebaknya COVID-19, hampir seluruh industri yang bergerak di bidangnya masing-masing juga mengalami kerugian. Banyak parpol yang dipecat dan menganggur karena kalah bersaing. Namun, ketika banyak orang harus betah tinggal di rumah, muncullah beberapa sektor bisnis, salah satunya adalah bisnis makanan rumahan. Meski PSBB sudah berakhir di banyak daerah, tinggal di rumah sudah menjadi kebiasaan baru banyak kalangan. Karenanya, bisnis makanan di rumah masih menjadi pilihan yang menjanjikan. Saat ini, bisnis rumahan akan memiliki peluang untuk berkembang pesat karena orang biasanya tidak memiliki pekerjaan lain selain rumah. Berbagai gagasan telah muncul untuk mencari nafkah, yang sulit. Namun, hanya ide kreatif yang bertahan. Tentu saja, alasan lain yang memungkinkan usaha kecil yang dilakukan di rumah bisa bertahan adalah cara strategi Anda saat berbisnis. Untuk melakukan ini, Anda membutuhkan banyak keterampilan agar bisnis keluarga Anda terus berkembang dan meningkatkan perekonomian keluarga. Jika bisnis rumahan Anda sampai saat ini belum sepenuhnya berkembang, sebaiknya ubah strategi bisnis yang sudah diselesaikan selama ini. Cobalah untuk mengidentifikasi kesalahan yang Anda buat ketika Anda menerima bisnis Anda begitu saja. Tips agar Anda dapat memulai bisnis Anda dengan cara yang baru dan lebih efektif : Menentukan pasar/market Melakukan riset Ide produk Analisis pesaing Temukan cara pemasaran yang tepat   Presented : Fitri Rasdayanti NPM : 1710631020090 Prodi : Manajemen Fakultas : Ekonomi    

Administrator
Selengkapnya

Pengaturan

Menu Aksesibilitas

Ukuran Teks
Tinggi Baris (Line Height)
Jarak Huruf (Letter Spacing)
Pembaca Audio (Screen Reader)

Panel Informasi

Status Kehadiran

Monitoring Sistem

Log Layanan Surat

Day

Hari Ini

0

Week

Minggu Ini

0

Month

Bulan Ini

0

Year

Tahun 2026

2

Arsip Database

Total Dokumen

2,032

Dokumen Tercatat Secara Digital

Tidak Diketahui

ENDANG KURDIANA 29 Jun 2026

sistem-surat-keterangan-domisili-usaha_3214050404820008_2026-04-27_1.pdf

TATANG TARYANA 27 Apr 2026

1

sistem-surat-biodata-penduduk_0321517200600003_2025-01-07_1.pdf

MYA ALMAIRA PUTRI 07 Jan 2025

1

sistem-surat-keterangan-domisili-usaha_0321517200600002_2025-01-07_1.pdf

DIA YUNITA 07 Jan 2025

1

surat_ket_usaha_3215175105910003_2024-02-22_17.rtf

SITI IMAS ZUBAEDAH 22 Feb 2024

17

surat_ket_usaha_3215174203680003_2024-02-20_16.rtf

HJ HAERIAH 20 Feb 2024

16

surat_ket_usaha_3215175703800002_2024-02-20_15.rtf

ENCIH PATMAWATI 20 Feb 2024

15

surat_ket_usaha_3215170505870002_2024-02-19_14.rtf

DADANG 19 Feb 2024

14

surat_ket_usaha_3215170505870002_2024-02-19_13.rtf

DADANG 19 Feb 2024

13

surat_ket_usaha_3215170410070001_2024-02-16_12.rtf

APIF FATHURROHMAN 16 Feb 2024

12
Live Monitoring

Monitoring Sistem

Log Kependudukan

Tahun Ini

Kelahiran

4

Tahun Ini

Kematian

17

Tahun Ini

Pindah Masuk

23

Tahun Ini

Pindah Keluar

17

Database Penduduk

Jiwa Terdaftar

5,051

Keluarga

2,063

Wajib KTP

4,013

sulaeman

Pindah Keluar 28 Jul 2026

eno

Mati 27 Jul 2026

hazeera zea al mahira

Pindah Masuk 03 Jul 2026

maya wulandari

Pindah Masuk 03 Jul 2026

siti khoirunnisa

Pindah Masuk 03 Jul 2026

ahmad junaedi

Mati 02 Jul 2026

nia aoliya

Pindah Keluar 15 Jun 2026

kanta

Mati 11 Jun 2026

cicih

Pindah Masuk 10 Jun 2026

toyib

Pindah Keluar 08 Jun 2026

Live Monitoring

Monitoring System

Statistik Pengunjung

Akses Perangkat Anda

Alamat IP 216.73.217.120
Sistem Operasi Unknown Platform
Browser / Aplikasi Mozilla 5.0
Current

Hari Ini

100

Yesterday

Kemarin

43

Pengunjung website

Total Pengunjung

491,892

Akumulasi Hits di Database

Live Monitoring
Ke Atas

Akses Portal

Silakan pilih gerbang akses masuk sesuai dengan keperluan Anda.